Daftar 4 Smartphone Gaming Hardcore Terbaik 2018

Dulu, main game di HP hanya dirasakan sebagai kegiatan ‘pembunuh waktu’ belaka. Akan tetapi,ketika perlengkapan seluler mulai berevolusi menjadisuatu smartphone dengan segudang manfaat serta jeroan yang makin bertenaga, paradigma itu perlahan mulai terkikis. Terlebih saat semakin banyaknya video game yang dapat dimainkan pada perlengkapan ini. Semuanya berkat grafis ciamik serta empiris gameplay yang kian mendekati game-game PC atau konsol.

Untuk bisa memainkan game sekelas PC atau konsol dengan fasih dan bebas lag, pemakainya dituntut guna mempunyai smartphone dengan spesifikasi yang tinggi. Chipset, GPU, serta besaran RAM menjadi komponen utama yangbutuh diprioritaskan. Tak perlu menyebut smartphone ruang belajar flagship laksana Samsung Galaxy S9+, iPhone X, atau Xiaomi Mi 8. Barisan smartphone yang termasuk ke dalam segmen mid-range pun sebenarnya sudahlumayan mumpuni guna dijadikan senjata tumpuan dalam melahap nyaris semua game yang terdapat di market software saat ini.

Namun, smartphone yang akan dibicarakan kali ini bukanlah yang ruang belajar atas. Smartphone akan dirundingkan kali ini ialah sebuah smartphone kaliber hardcore yang memang sejak mula ditujukan dan dirancang sedemikian apiknya guna menjadi perlengkapan khusus dalam bermain game. Smartphone semacam ini lazimnya punya sejumlah fitur serta aspek istimewa yang membuatnya menjadi menarik serta ingin eksklusif. Bahkan andai disandingkan dengan smartphone premium yang lain. Entah itudari sisi display-nya yang punya refresh rate tinggi, baterai jumbo, RAMtambahan besar, teknologi pendingin, sampai SoC yang sudah dimodifikasi.

Hingga artikel ini diketik, baru terdapat empat produk yang benar-benar menyandang kedudukan sebagai smartphone gaming sejati: Razer Phone, Xiaomi Black Shark Gaming Phone, nubia Red Magic, serta Razer Phone. Apa yang menciptakan mereka pantas diperbincangkan dan apa saja kelemahan mereka yang pantas diperhatikan? Yuk simak pembahasan lugasnya di bawah ini!

 

1. Razer Phone

Smartphone Gaming
Smartphone Gaming

Razer dengan Razer Phone-nya dapat dibilang menjadi pelopor smartphone gaming hardcore. Pabrikan perlengkapan keras yang didirikan oleh seorangpenduduk berkebangsaan Singapura ini bukan nama sembarangan di industri gaming. Produk periferal PC laksana keyboard, mouse, controller, sampai laptop sudah tidak sedikit mereka karyakan. Dan secara tak terduga, pada November tahun kemudian Razer menghentak segmen smartphone gaming dengan gegap gempita lewat suatu produk berjuluk Razer Phone.

Dilansir situs happybet188 desain ponsel ini menganut gaya industrial dengan sudut-sudut persegi yang kaku yang membuatnya jadi terlihat tangguh. Logo kebanggan perusahaanditaruh pada panel belakang ponsel yang didominasi warna hitam matte. Layar LCD IPS IGZO produksi Sharp beresolusi QHD 5,7 inci pada ponsel inipaling unggul berkat keterampilan refreshrate 120Hz serta sokongan variable refresh rate yang umumnya hanya dapat kita temukan pada PC gaming. Game-game rakus grafis laksana Vainglory, Modern Combat 5, atau Titanfall Assault dijamin akan berjalan halus, lancar, serta bebas lag bahkan pada setting sangat tinggi sekalipun.

Karena dikenalkan tahun lalu, tidak boleh heran bila Razer Phone masihmemakai chipsetSnapdragon 835 yang dijejali GPU Adreno 540. Kendati bukan chipset Qualcomm sangat mutakhir ketika ini, Snapdragon 835 pada HP ini tetap mampu menawarkan kinerja yang prima lantaran dipadankan dengan RAM 8GB. Pada sektor storage, kapasitas 64GB sudah disediakan dan masih bisa diekspansi sampai 2TB via microSD.

Pengalaman gaming semakin ajep-ajep berkat eksistensi speaker stereo dengan sokongan dual-amplifier serta teknologi Dolby Atmos. Kejernihan output suara yang didapatkan pun jadi makin menggelegar. Jangan lupa, baterai 4000mAh yang tertanam di dalamnya bisa terisi tambahan cepat berkat sentuhan Quick Charge 4+.

Kekurangan dari Razer Phone ialah absennya port jack audio. Padahal, konektivitas satu ini paling vital untuk suatu mesin gaming. Kelemahan kedua ialah kemampuan olah potret yang terbilang buruk untuk suatu ponsel dengan harga nyaris menyentuh Rp10 jutaan. Terakhir, dan yangsangat penting, ponsel ini enggak punya aksesoris atau periferaleksklusif yang didedikasikan untuk kebutuhan gaming. Sangat disayangkan,empiris panjang Razer sebagai produsen hardware PC gaming kenamaan tak dioptimalkan pada sektor ini.

Harga: selama Rp9 juta – 10 juta

 

2. Xiaomi Black Shark Gaming Phone

Smartphone Gaming
Smartphone Gaming

Xiaomi sebagai vendor yang akhir-akhir ini namanya makin melejit tentuenggan ketinggalan mengekor tren smartphone gaming. Pada 13 Aprilkemudian Xiaomi juga akhirnya meresmikan produk kolaboratif bareng Nanchang Black Shark Technologi yang disebut Xiaomi Black Shark Gaming Phone (selanjutnya Black Shark).

Dibandingkan Razer Phone, Black Shark punya bahasa desain yang lebih kekinian. Kemasan terlihat belakangnya tampil sporty dengan tekstur serta pola yang maskulin tanpa mengorbankan aspek ergonomis. Logo “S” di posisi tengah bisa menyala dengan semburat warna hijau neon. Walaupun teknologi display-nya enggak sesadis Razer Phone, Black Shark tidak banyak unggul berkat pemakaian rasio canggih 18:9 pada layar seluas 5,99 inci. Alhasil, sudut pandang jadi lebih lega.

Lewat produk ini, Xiaomi dan Black Shark pun menonjolkan teknologi Liquid Cooling System Multi-Stage. Tujuannya sudah dapat ditebak, komponen tersebut bermanfaat untuk mengawal suhu perlengkapan tetap pada batas yang dapat ditoleransi ketika dipakai bermain game secara intens.

Mengintip dapur pacu, Black Shark diperkuat oleh SoC Snapdragon 845 dengan clock-speed2.8GHz yang didongkrak oleh RAM 6GB/8GB serta ditemani storagedefault 64GB atau 128GB. Konfigurasi laksana ini tentunya akan bikin lo leluasa menjajal segala macam game yang semakin banyak di Play Store.

Untuk pintasan instan bila lagi kebelet maen game, pencet aja tombol “Shark Key” yang terletak pada permukaan ponsel unsur kanan. Intinya, mode ini dalam masa-masa singkat bakal mengoptimalkan kinerja serta tampilan antarmuka perlengkapan untuk bermain game. Sebagai pelengkap,terdapat satu aksesoris tambahan, yaitu suatu kontroler mini mempunyai nama Shark GamePad. Aksesoris ini punya baterai 340mAh dan dapat dikoneksikan via bluetooth.

Xiaomi Black Shark punya nilai minus yang sama dengan Razer Phone. Smartphone ini sama-sama tak dilengkapi colokan headphone 3,5mm. Memori internalnya juga tak dapat diperluas sebab absennya slot microSD. Black Shark pun tak menawarkan fitur radio FM atau infrared(dua fitur yang rajin muncul pada ponsel Xiaomi). Paling buat kesel ialah Shark GamePad yang tersebut dipasarkan terpisah.

Harga: Rp10 jutaan (8GB/128GB) dan Rp500 ribuan guna Shark GamePad

 

3. Nubia Red Magic

Smartphone Gaming
Smartphone Gaming

Nubia barangkali jadi nama yang lumayan mengejutkan saat mereka merilis ponsel berlabel smartphone gaming mempunyai nama nubia Red Magic. Anak perusahaan ZTE ini menawarkan produknya dengan harga yang tidak banyak lebih oleng tapi tetep enggak kalah canggih dari smartphone gaming lain.

Magnet utama nubia Red Magic ialah penampilannya. Lihat sendiri alangkah cantik dan membiusnya panel bodi belakang ponsel ini. Red Magic seolah dirancang oleh desainer papan atas yang pun berkecimpung di pabrikan mobil balap. Penampang lensa kameranya berbentuk berlian heksagonal sertaterdapat sebilah lampu LED RGB yang membuatnya jadi semakin seksi. Warnanya juga dapat diatur cocok keinginan.

Soal display, layarnya menghampar 6 inci dengan resolusi FHD+ dengan rasio screen-to-body78,5 persen. Ponsel ini membawa sistem pendingin All-New Air Convection untuk menjalarkan panas lebih merata. Balik lagi ke cover belakangnya, lo dapat liat sendiri terdapat empat garis lubang merah yang ditaruh simetris. Nah, keempat lubang itu bertugas sebagai ventilasi yang melemparkan suhu panas pada ponsel.

Kendati adalah produk rilisan 2018, nubia Red Magic masih menggondol Snapdragon 835 sebagai benak pemrosesannya, RAM 6GB/8GB, serta storage 64GB/128GB. Baterainya berjenis Li-Po dengan kapasitas 3800mAh,menyeluruh dengan teknologi pengisian daya cepat yang dapat mengisi ulang baterai dari 0 sampai 100 persen dalam masa-masa 1,9 jam saja. Red Magic membawa kamera tunggal dengan sensor 24MP di unsur belakang serta 8MP sebagai kamera swafoto.

Harganya dipatok mulai dari Rp7,9 jutaan. Lebih ‘terjangkau’ ini muncul dengan sejumlah kompromi. Sebut saja chipset Snapdragon 835. Padahal, produk ini ialah rilisan 2018. Smartphone ini pun belum mengantongi sertifikat IP67, serta tak dilengkapi dengan aksesoris gaming yang terdedikasi.

Harga: Rp7,9 jutaan

 

4. ASUS ROG Phone

Smartphone Gaming
Smartphone Gaming
Smartphone Gaming
Smartphone Gaming

ROG Phone menjadi smartphone gaming sangat anyar yang baru masuk pasaransejumlah pekan silam. Membicarakan ROG Phone ibarat merundingkan kesempurnaan. Sebab, hampir semua urusan yang diimpikan seorang gamer dari suatu smartphone gaming terdapat pada ponsel ini.

Kesan mula pada tampilannya saja sudah paling mengintimidasi. Lihat ajaunsur permukaan depannya yang terlihat garang dengan dekorasi dual-speaker yang mendapat sentuhan teknologi Smart Amp. Menjelajah ke panel belakangnya, penampilan ROG Phone tampak semakin agresif. Smartphone inimembawa bahasa desain yang anti-mainstream yang diimplementasikan dengan sangat rapi pada modul kamera gandanya, sensor sidik jari, sampai ventilasi pengasingan udara. Tak lupa dicantumkan logo ROG kehormatan hati ASUS yang cadas dengan warna merah menyala.

Main game atau menonton konten berlama-lama makin kerasan berkatpemakaian layar AMOLED 6 inci dengan kecepatan refresh 90Hz serta rasio kontras 10.000:1. Gameplay “sericuh” apapun akan tetap terhidang dengan smooth dan berjalan paling optimal. Respons layarnya yang menjangkau 1 milidetik dianggap setara dengan kecanggihan layar ROG Swift PG258Q gradeeSports.

ROG Phone dimotori oleh Snapdragon 845 versi overclock dengan RAM 8GB. Setelan modifikasi eksklusif ini menaikkan kecepatan CPU Kryo sampai 2.96GHz (versi standard “hanya” 2.8GHz). Apalagi saat membicarakan ruang penyimpanan internalnya yang menjangkau 512GB. Kalau pengen kegiatan gaming yang sangat paripurna serta minim distraksi, lo lumayan aktifkan X Mode.

Takut HP kepanasan? Tenang, sistem pendinginnya pun gokil dengan teknologi yang mereka sebut 3D Vapor Chamber yang secara tepat guna mengenyahkan panas dampak kinerja chipset. Baterai 4000mAh tak melulu besar, tapi pun makin canggih berkat teknologi isi ulang HyperCharge.

Eits, enggak berhenti hingga di situ aja, guys. ROG Phone muncul dengan ditemani sederet aksesoris dengan aneka fungsi. Pertama ialah Mobile Desktop Dock. Peranti ini menciptakan lo seakan ‘merakit’ PC dadakan dan memungkinkan lo guna bermain game dengan memakai mouse dan keyboard. Lalu terdapat TwinView Dock yang bermanfaat sebagai aksesoris guna mentransformasi ROG Phone menjadi suatu konsol genggam. Terakhirterdapat GameVice sebagai kontroler ekstra di kanan-kiri yang serupa Nintendo Switch, serta WigiDock alias TV atau monitor eksternal sebagai layar sekunder.

Untuk kekurangannya, jujur aja kayaknya ROG Phone bener-bener hampir tak bercela. Segala kelebihan yang ada pada ketiga ponsel gaming sebelumnya sekaligus mengimprovisasinya ke level yang lebih mencengangkan.

Kalau mesti disebutkan, barangkali yang bakal menjadi hambatan ialah soal harganya. Lewat segala kelebihannya, ROG Phone diprediksi akan dipatok pada harga yang setara dengan iPhone X varian termahal (ataubarangkali lebih). Belum lagi andai memperhitungkan harga barisan aksesorisnya yang telah pasti akan bikin kantong calon peminatnya berpotensi kian bolong. Info harganya sendiri baru bakal diungkap saat ponsel ini diluncurkan selama bulan September nanti.

Harga: Belum diketahui

Itulah empat smartphone gaming yang paling modern dan sangat gaharketika ini. Segmen ini barangkali masih belum terlampau seksi, namun tampaknya paling menjanjikan. Saat ini udah tidak sedikit banget turnamen atau persaingan eSports yang mementaskan game-game mobile. Sebut saja AOV International Championship, Mobile Legends South East Asia Cup,sampai Vainglory World Championship. Lengkap dengan total Prize Pool yang saban peralihan tahun semakin menggila.

Walau skala acaranya masih paling kecil dan belum seraksasa The International, namun tren ini terus mengindikasikan tanda-tanda mengarah ke ke arah sana. Dan empat smartphone di atas bisa menjadi semacam produk tumpuan bagi semua calon gamer profesional atau penggiat eSports yang punya cita-cita untuk bertindak di panggung-panggung megah tersebut.

Nah, salah satu keempat smartphone gaming di atas, mana yang terbaik menurut keterangan dari lo?

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *